Slide 1
Artikel

Menikmati Kesederhanaan Dalam Pekerjaan

Jumat, 12 September 2014    

Berusaha menikmati pekerjaan yang sudah ada dan melaksanakannya dengan sebaik mungkin. Itulah yang sedang dirasakan oleh Anton Suharsono. Pekerjaannya yang sederhana yakni mengantarkan koran pada para pelanggannya sudah sangat ia syukuri. Anton selalu mencoba memandang pekerjaannya dari sudut pandang lain yang ternyata cukup banyak kelebihan dan manfaatnya serta yang terpenting pekerjaan itu halal untuk keluarganya.

Selepas subuh, pria asli Jember ini sudah mulai beraktifitas. Ia berangkat dengan motor dari rumahnya yang beralamat di Jl. Joyosuko Metro ini Merjosari menuju Jl. Gajayana. “Berangkatnya memang harus pagi. Biar korannya nggak basi,” celetuk bapak dua anak ini.

Anton bertugas mengantar beberapa koran pelanggan yang telah disiapkan oleh agennya. “Saya kirimnya ya sekitar daerah Lowokwaru saja. Jadi mulai jam 5 sampai jam 8,” ujar pria bekacamata ini. Selain sebagai pengirim koran, Anton juga bekerja sebagai karyawan jasa fotocopy milik kenalannya. “Kalau di fotocopy saya mulai kerjanya jam tiga sore sampai jam sepuluh malam. Siang sampai sore saya bantu istri mengurus anak-anak,” cerita pria yang sudah menjadi donatur sejak tujuh tahun yang lalu ini.

Di balik kesederhanaan pribadi dan pekerjaannya, pria yang sudah lima tahun menggeluti aktifitasnya ini mengaku selalu bersyukur dengan apa yang dijalani. Walaupun sebagai pengirim koran ia merasa pekerjaannya. “Saya bisa selalu update informasi dan juga kadang bisa kasih referensi ke anak saya kalau ada tugas,” ungkap pria kelahiran 1975 ini. “Cuma kendala utamanya ya kalau utamanya ya kalau pas musim hujan, jadinya agak repot ngantar korannya,” tambahnya.

Meskipun ia menikmati pekerjaannya, tapi ada harapan terpendam yang ingin diwujudkan. “Harapannya sih ingin punya usaha sendiri seperti usaha fotocopy. Jadi nggak terlalu terikat sama waktu, bisa fleksibel,” ujarnya penuh harap. “Ya mudah-mudahan Allah menjawab impian saya. Tugas saya sekarang harus tetap ikhtiar, tawakal dan berdoa. Tapi sedekah juga jangan sampai lupa, itu benar-benar membantu kita,” katanya di akhir percakapan.
 
Sumber : Majalah Al Falah Malang Edisi September 2014


Komentar Anda

Artikel Lainnya