Slide 1
Artikel

Perlunya Kalium Pada Penderita Hipertensi

Selasa, 2 September 2014    

Bagi penderita hipertensi, makanan yang tinggi natrium adalah sesuatu yang harus dihindari. Pasti tidak mudah bagi penderita hipertensi untuk melakukannya. Coba bayangkan bagaimana rasanya makanan tanpa rasa asin, pasti tidak nikmat bukan? Selain natrium, penderita hipertensi juga harus mengontrol sumber mineral lain yang mempengaruhi tekanan darah yaitu kalium.
Berbeda dengan natrium, yang harus diturunkan kadarnya. Penderita hipertensi malah diharapkan dapat meningkatkan konsumsi makanan yang mengandung kalium.
Sama dengan natrium, kalium juga memiliki fungsi penting dalam menjaga keseimbangan cairan elektrolit serta asam basa dalam tubuh. Dalam sel, kalium berperan sebagai katalisator dalam reaksi biologos, terutama metabolisme energi dan sintesis glikogen serta protein. Selain itu, kalium berfungsi dalam menjaga kontaktilitas oto skeletal dan jantung, juga memiliki pengaruh pada kemampuan jaringan dan saraf.

Dari hasil penelitian terkait kalium dan hipertensi menunjukkan bahwa :
Asupan kalium yang tinggi berhubungan dengan rendahnya prevalensi kejadian hipertensi.
Peningkatan asupan kalium dapat menurunkan tekanan sistolik sebesar 4,4 mmHg dan diastolik sebesar 2,5 mmHg pada penderita hipertensi.
Dari hasil penelitian diketahui bahwa asupan kalium 2-5 gr/hari dapat menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi, karena membantu menyeimbangkan natrium dalam tubuh.
Mengapa kalium dapat menurunkan tekanan darah? Kalium dalam makanan ini memiliki ikatan kimia berupa kalium sitrat dan kalium bikarbonat yang berperan sebagai antihipertensif.
Dibawah ini adalah mekanisme kalium dalam menurunkan tekanan darah yaitu
Pertama, kadar kalium dalam sel. Ketika asupan kalium tinggi dari makanan, maka konsentrasi kalium akan meningkat termasuk dalam sel di tubular ginjal. Proses ini akan meningkatkan sekresi kalium.

Lalu kalium akan meningkatkan hormon aldosterone yang akan menstimulasi reabsorsi natrium, dan secara simultan meningkatkan sekresi kalium. Selain itu, ketika aldosterone dihasilkan maka akan menurunkan perfusi di ginjal dan berhubungan dengan sistem renin angiotensin.
Mekanisme ketiga yakni dengan menjaga konsentrasi kalium maka akan mengaktivasi pompa Na-K ATPase sehingga berefek pada penurunan tekanan darah.
Secara umum kalium banyak ditemukan dalam makanan terutama makanan yang belum mengalami proses pemasakan dan pengolahan. Dibawah ini adalah contoh bahan makanan yang tinggi akan kalium.

No Bahan Makanan Kandungan Kalium (mg)
1 Kacang Kedelai 1504
2 Kacang Merah 1151
3 Kacang Hijau 1132
4 Singkong 926
5 Daun Pepaya Muda 652
6 Pisang 435
7 Bayam 416
8 Kentang 396
9 Kembang Kol 349
10 Ikan Mas 335
 
 
 
Sumber : Majalah Al-Falah Edisi Bulan September 2014


Komentar Anda

Artikel Lainnya